Close Menu
health.stikosa-aws.ac.idhealth.stikosa-aws.ac.id
  • Beranda
  • Panduan Preventif
  • Buku Panduan
  • Grafis
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
health.stikosa-aws.ac.idhealth.stikosa-aws.ac.id
  • Beranda
  • Panduan Preventif
  • Buku Panduan
  • Grafis
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
health.stikosa-aws.ac.idhealth.stikosa-aws.ac.id
Home»Grafis»Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi

Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi

Grafis 17 September 2024
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih”, tutur Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, di Jakarta (7/4).

Diterangkan Menkes Nila Moeloek, kesehatan berada di hilir. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Menkes, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

Sumber: promkes.kemkes.go.id

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp
Info Terbaru

Mencegah Stunting: Komunikasi kesehatan dari tenaga kesehatan dan Kader kepada Masyarakat

22 September 2024

Perjalanan Dina: Mencegah Stunting untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

22 September 2024

Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi

17 September 2024

Pencegahan Stunting Pada Anak, Salah Satu Kuncinya ASI Eksklusif

17 September 2024

5 Cara Ampuh Cegah Stunting pada Anak Sejak Masa Kehamilan

17 September 2024
© 2026 Literasi Digital Komunikasi Kesehatan Preventive Stunting Surabaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.